Pencatatan Kelahiran / Akta Kelahiran

Dengan berbekal Akta Kelahiran Anak dan Keluarga Anda Melangkah Ke masa depan dengan penuh kepastian
Manfaat :

  1. Menentukan status hukum seseorang
  2. Sebagai syarat untuk :
  • Masuk sekolah sejak dari TK sampai dengan Perguruan Tinggi
  • Melamar pekerjaan termasuk menjadi anggota TNI
  • Pembuatan Kartu Keluarga
  • Pembuatan Pasport
  • Pengurusan Tunjangan Keluarga
  • Pengurusan hak waris
  • Pengurusan Asuransi
  • Melaksanakan pencatatan perkawinan

Dasar Hukum : 

  • Reglemen pencatatan sipil Eropa Stbld. 1849 Nomor 25
  • Reglemen pencatatan sipil Tionghoa  Stbld. 1917 No. 130. jo 1919 No. 81
  • Reglemen Pencatatan Sipil bagi orang  Indonesia Stbld. 1920 Nomor 751 jo 1927 Nomor 564.
  • Reglemen pencatatan sipil bagi Orang  Indonesia Kristen Jawa, Madura dan Minahasa  Stbld 1933 No. 75 jo 1936 No 607
  • Undang-undang No.1 tahun 1974 tentang Perkawinan
  • PP No. 9 tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-undang No.1 th. 1974 tentang Perkawinan.
  • Perda No 6 tahun 2002 Tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk dan  Akta Catatan Sipil
  • Perda Nomor 8  Tahun 2003
  • Peraturan Walikota No. 8 tahun 2005
  • Surat Keputusan Walikota Nomor 470/151/1 tahun 2005.

 
JENIS AKTA KELAHIRAN :
I. AKTA KELAHIRAN UMUM
Akta yang dicatatkan berdasarkan laporan kelahiran dalam batas waktu selambat – lambatnya :
   * 60 hari sejak tanggal kelahiran bagi WNI dan WNA golongan Tionghoa.
   * 10 hari sejak tanggal kelahiran bagi  WNI dan WNA golongan Eropa.
II. AKTA KELAHIRAN TERLAMBAT
Akta yang dicatatkan berdasarkan laporan kelahiran melebihi 60 hari sejak tanggal kelahiran bagi WNI .
III. AKTA KELAHIRAN ISTIMEWA
Akta yang Pencatatan Kelahiran melebihi 60  hari sejak tanggal kelahiran bagi WNI golongan Tionghoa dan 10 hari sejak tanggal kelahiran bagi WNI dan WNA golongan Eropa.
IV.  Kelahiran diluar Indonesia Wajib dilaporkan selambat – lambatnya 1 (satu) bulan setelah kembali ke Indonesia.

Syarat :
1. Akta Lahir Baru
Mengisi  Formulir Pencatatan dan pemberitahuan Kelahiran  diketahui Lurah dan Camat rangkap 3
* Surat keterangan kelahiran dari Lurah/Kepala Desa dimana Orang Tua tercatat sebagai penduduk tetap.
* Surat keterangan dari Orang yang menyaksikan dan atau yang membantu proses kelahiran.
* F.C. Surat Nikah / Akta Perkawinan orang tua dilegalisir
* F.C. KTP dan KK pemohon / orang tua di Legalisir / menunjukkan aslinya.
* 2 (dua) orang saksi hadir melampirkan F.C KTP di Legalisir / menunjukkan aslinya.
* Apabila Akta Perkawinan/Surat Nikah Orang Tua belum tercatat sebagai WNI maka dilengkapi bukti Pewarganegaraan Orang Tua yang diterbitkan oleh Instansi yang berwenang.
* F.C dokumen imigrasi bagi pemohon WNA yang dilegalisir oleh Instansi yang berwenang
* Surat kuasa bermeterai cukup bagi yang menguasakan.
2. AKTA LAHIR TP/DIS/IST
* Mengisi Formulir Pencatatan dan pemberitahuan Kelahiran di Surakarta  diketahui Lurah dan Camat rangkap 3
* Surat keterangan kelahiran dari Lurah/Kepala Desa dimana Orang Tua tercatat sebagai penduduk tetap.
* F.C. KTP dan KK pemohon / orang tua di Legalisir / menunjukkan aslinya.
* Surat keterangan dari orang  yang menyaksikan dan atau yang membantu proses kelahiran .
* F.C Ijasah bagi anak yang tamat pendidikan sekolah.
* 2 (dua) orang saksi hadir melampirkan F.C KTP di legalisir / menunjukkan aslinya.
* Penetapan Pengadilan Negeri (bagi stb.1917-130 jo 1919-81 & stb 1849-25)
* FC Surat Nikah / Akta Perkawinan Orang tua di Legalisir.
* Permohonan persetujuan penerbitan Akta Capil bermeterai cukup.
* Surat kuasa bermeterai cukup bagi yang menguasakan
3. AKTA KUTIPAN KE-II DAN PERUBAHAN
* Mengisi Formulir Permohonan kutipan /Perubahan .
* F.C kutipan  Akta yang hilang dilengkapi Surat Bukti Lapor Kehilangan dari Kepolisian.
* Apabila Akta Rusak sertakan Aslinya .
* Foto copy KTP dan KK Pemohon yang dilegalisir oleh Instansi yang berwenang / menunjukkan aslinya.
* Mengisi formulir permohonan persetujuan penerbitan Akta Kutipan  Ke-II dan seterusnya.
* Perubahan Akta ( nama,jenis kelamin , kewarganegaraan ) dilampiri Kutipan Akta Capil dan Penetapan Pengadilan atau Instansi yang berwenang .
* Surat kuasa bermeterai cukup bagi yang menguasakan


Share/Save