Program Imunisasi dan Standarisasi Pelayanan Kesehatan

Program imunisasi yang ditujukan bagi bayi, anak usia sekolah dasar, wanita usia subur, ibu hamil, merupakan upaya untuk mencegah penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi seperti TBC, Diptheri, Pertusis, Hepatitis B,  polio, tetanus, dan campak. Cakupan kelurahan yang telah mencapai Imunisasi bagi semua Anak (Universal Child Imunisation) meningkat dari 50 kelurahan  menjadi 51 kelurahan.

Program standarisasi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, dilakukan melalui sertifikasi ISO Puskesmas, On line Simkesda,  pelayanan dokter spesialis anak, dan pelayanan dokter spesialis kandungan dan kebidanan. Jumlah Puskesmas yang bersertifikasi ISO 9001:2008 bertambah dari 7 (tujuh) menjadi 9 (sembilan) Puskesmas, yaitu Puskesmas Pajang, Puskesmas Penumping, Puskesmas Jayengan, Puskesmas Sangkrah, Puskesmas Ngoresan, Puskesmas Sibela, Puskesmas Nusukan, Puskesmas Manahan, dan Puskesmas Banyuanyar. Sistem Informasi Kesehatan secara on line merupakan sistem peringatan dini bagi pengamatan penyakit, sehingga apabila terjadi kejadian luar biasa dapat segera diatasi.

Dalam rangka meningkatkan program pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan, telah dilakukan pemberian dana stimulan operasional Posyandu kepada 594 Posyandu Balita dan 324 Posyandu Lansia. Posyandu merupakan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat sebagai ujung tombak pelayanan  kesehatan masyarakat di tingkat paling dasar.

Upaya untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tatanan rumah tangga, dan tatanan sekolah terutama terkait dengan perilaku merokok,  telah dilakukan kampanye anti rokok bagi anak sekolah, PKK, LPMK, pembentukan 92 Kader Anti Asap Rokok (KAAR) dari unsur Karang Taruna, pendirian Klinik Berhenti Merokok (KBM) di 4 (empat) Puskesmas yaitu Puskesmas Penumping,  Puskesmas Kratonan,  Puskesmas Purwodiningratan, dan Puskesmas Nusukan.

Selain itu dalam rangka meningkatkan perilaku pemberian ASI eksklusif telah  dikembangkan Kelompok Pendukung Ibu (KP-Ibu) sebanyak 37 kelompok, yaitu model  pembelajaran sebaya  dari kelompok ibu hamil, ibu nifas  dan ibu menyusui.

Categories: 

Share/Save

Konten Terkait

Info Kota | Indeks Berita