08-04-2026
WIB
Vinta
05-03-2026
15:34:19 WIB
Upaya memperkuat penanaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda terus dilakukan Pemerintah Kota Surakarta. Salah satunya melalui pelantikan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Kota Surakarta oleh Wali Kota Surakarta Respati Ardi yang digelar bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila di Bale Tawangarum, Balaikota Surakarta.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, perwakilan BPIP, serta para anggota Paskibraka yang secara resmi dikukuhkan sebagai Duta Pancasila. Para duta ini diharapkan mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus menguatkan semangat nasionalisme, khususnya di kalangan pelajar.
Usai acara, Respati Ardi menyampaikan bahwa pengukuhan Duta Pancasila merupakan amanat dari pemerintah pusat melalui BPIP yang memberikan peran strategis bagi anggota Paskibraka untuk menyebarkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat.
“Ini mengamanatkan peraturan di pemerintah pusat dengan BPIP bahwa adik-adik Paskibraka sekarang menjadi Duta Pancasila dan punya tujuan untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila di masyarakat dan di pelajar. Semoga rekan-rekan dari Duta Pancasila ini bisa menjalankan tugasnya dan meningkatkan rasa nasionalisme kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap para Duta Pancasila dapat aktif melakukan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan di lingkungan pendidikan. Dengan bekal kedisiplinan dan pelatihan yang telah mereka terima, anggota Paskibraka dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“Saya berharap mereka ini sudah terlatih secara fisik dan disiplin agar bisa mengampanyekan dan menyosialisasikan di setiap sekolah, mulai dari SD hingga SMP, untuk mempersiapkan dan menyebarkan rasa nasionalisme di tengah pelajar dan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Respati Ardi turut menyinggung rencana pengembangan program pendidikan di Kota Surakarta melalui pembentukan SMP program khusus dengan konsep moving class. Program tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan berkualitas yang berpeluang melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan seperti SMA Taruna Nusantara. Pemerintah Kota Surakarta menargetkan program ini mulai diuji coba pada tahun ajaran baru dengan pembukaan satu kelas sebagai tahap awal.