18-10-2026
WIB
Ardymulya Iswardani
15-10-2026
11:52:44 WIBSURAKARTA – Wali Kota Surakarta Respati Ardi menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Penguatan pendidikan sejak dini dinilai perlu berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur untuk membentuk generasi yang berkarakter dan memiliki kemampuan sosial yang baik.
Hal tersebut disampaikan Respati dalam kegiatan Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah di Bale Tawangarum, Balai Kota Surakarta, Kamis (15/10/2026).
Respati mengatakan, pendidikan prasekolah menjadi tahap penting bagi anak untuk mengenal lingkungan di luar keluarga, berinteraksi dengan teman sebaya, serta beradaptasi dengan lingkungan pendidikan sebelum memasuki sekolah dasar.
Menurutnya, pengalaman pada usia dini turut berperan dalam proses pembentukan karakter anak. Oleh karena itu, pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga perlu menanamkan nilai-nilai sosial, penghormatan kepada orang tua, dan kecintaan terhadap tanah air.
“Investasi infrastruktur memang penting. Tetapi ternyata investasi sumber daya manusia itu juga menjadi lebih penting,” ujar Respati.
Ia mencontohkan bahwa pembangunan fasilitas publik perlu diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab. Pembangunan fisik, menurutnya, perlu disertai peningkatan kualitas manusia agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Bangunan sudah berkembang, tapi manusia belum berkembang,” tegasnya.
Melalui Gerakan Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah, Respati mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, hingga lingkungan masyarakat, untuk bersama-sama memastikan anak-anak memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan prasekolah.
Ia juga mendorong masyarakat untuk menyebarluaskan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan prasekolah kepada keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pendidikan bagi anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Pemerintah Kota Surakarta berharap pelaksanaan wajib belajar satu tahun prasekolah dapat memperkuat fondasi pendidikan anak sejak dini. Melalui kolaborasi pemerintah, satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat, program ini diharapkan mendukung terbentuknya generasi yang berkarakter, mampu bersosialisasi, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.